Tampilkan postingan dengan label kesehatan tulang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan tulang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 November 2014

Macam-macam penyakit tulang


Penyakit tulang adalah penyakit yang sering kali tidak disadari oleh seseorang yang mungkin saja sudah mengidap gejala-gejala penyakit tersebut. Umumnya seseorang akan menyadari bahwa dia telah mengidap penyakit tulang adalah ketika kondisi tulangnya tidak memungkinkan lagi untuk diobati. Jadi untuk mengurangi resiko keluhan pada tulang, kita membutuhkan informasi lengkap dan memadai baik dari riset dari Internet dan petugas kesehatan. Dengan menjaga kesehatan tulang maka aktivitas dan kinerja seseorang pun menjadi lebih produktif. Sebelum kita mempelajari soal penyakit tulang, sebaiknya kita harus mengetahui terlebih dahulu struktur tulang manusia. Tulang merupakan penyangga tubuh kita yang terdiri dari kolagen yakni protein yang bersisi dengan kalsum fosfat dan ka mineral yang membuat tubuh kuat karena disangga oleh tulang. Kolagen dan kalsium yang dikombinasikan membuat tulang menjadi kuat dan fleksibel sehingga mampu menahan tekanan karena aktivitas dan kegiatan kita. Sekitar 99% kalsium tubuh manusia berada pada tulang dan gigi. Selainnya terdapat di dalam darah.











Tulang memiliki dua tipe, yakni: 
Tulang cortical yakni tulang yang padat dan kuat dan merupakan bagian luar tulang. 
Trabecular yakni bagian dalam tulang yang memiliki rongga dan membentuk struktur tubuh secara keseluruhan. 


Tulang mengalami perkembangan dan perbaikan sepanjang masa hidup manusia yakni dilakukan secara resorption dan formation. Namun, tulang juga bisa mengalami gangguan berupa penyakit tulang, yakni sebagai berikut:




Macam Penyakit Tulang


1. Osteoporosis


Penyakit tulang osteoporosis adalah penyakit yang mengakibatkan tingkat kepadatan tulang menjadi turun. Osteoporosis bisa menggerogoti kemampuan tulang trabecular yang menyebabkan kekuatannya menjadi berkurang secara drastis. Hal ini akan membuat tulang menjadi mudah patah karena tulang cortical menipis. Biasanya penyakit osteoporosis terjadi pada wanita yang berusia lanjut dan memasuki usia menopause.


2. Osteomyelitis


Penyakit tulang ini disebabkan oleh bakteri yang menyebar dan mengurangi kekuatan tulang.


3. Osteomalacia


Penyakit tulang ini disebabkan oleh tulang yang menjadi lunglai karena kurangnya asupan vitamin D atau bisa juga disebabkan oleh kesalahan metabolisme pada tubuh. Seperti penyakit tulang osteoporosis, penyakit osteomalacia bisa menyebabkan tulang menjadi lebih mudah patah.


4. Rickets Rickets


Sering terjadi pada anak-anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan. Formasi tulangnya abnormal yakni adanya penumpukan kalsium pada tulang karena anak tersebut terlalu banyak meminum susu kalsium atau karena radiasi matahari.


Pencegahan Penyakit Tulang


Berikut beberapa pencegahan dan perawatan terhadap tulang yang bisa kita lakukan untuk menghindari penyakit tulang: 
Melakukan olahraga secara teratur sehingga mengurangi risiko penyakit tulang. Dengan melakukan banyak gerak maka komposisi tulang akan menjadi padat dan keropos serta patah tulang bisa diminimalisir. 
Asupan makanan harus diperhatikan agar kita mengonsumsi makanan yang bergizi dan memiliki serat yan tinggi. Tidak lupa juga untuk mengonsumsi susu berkalsium tinggi. 
Segera konsultasi dengan dokter jika kita merasa ada keluhan pada tulang dan persendian. 
Melakoni diet seimbang dengan cara rajin mengonsumsi makanan yang tinggi serat dan vitamin D. 
Sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol secara berlebihan dan merokok. 
Lakukan tes tulang secara rutin. 




Macam-macam Penyakit Tulang


Ya, kesehatan tulang haruslah dijaga karena tulang adalah salah satu aset paling penting bagi manusia untuk beraktivitas. Penyakit tulang tidak serta-merta terjadi begitu tiba-tiba namun ada proses yang lambat-laun bisa mengakibatkan penyakit tulang terjadi pada tubuh. Jika sudah mengalami penyakit tulang, akan sangat sulit untuk mencari pengobatan dan penyembuhannya. Oleh karena itu, senantiasa jaga kesehatan tulang demi masa depan dan minum paket peninggi NHCP.

Senin, 22 September 2014

Formula Praktis Cegah Osteoporosis

Mulailah untuk membangun kepadatan tulang Anda secara alami untuk memperlambat kerapuhan tulang. National Osteoporosis Foundation merekomendasikan langkah-langkah berikut ini sebagai pencegahan osteoporosis dini.



Pada umumnya penyakit ini memang menghampiri wanita usia 65 tahun, dan pria yang memasuki usia 70 tahun. Kenyataannya, sebelum mencapai usia tersebut, banyak orang yang sudah terlihat berjalan membungkuk, atau mengalami gangguan tulang lainnya. Berikut cara sederhana menjaga kepadatan tulang:

Penuhi dosis kalsium 

Rendahnya tingkat kalsium dalam tubuh meningkatkan resiko osteoporosis. Nasional Osteoporosis Foundation merekomendasikan1000 mg kalsium setiap harinya untuk dikonsumsi orang dewasa di bawah usia 50 tahun. Dan 1200 mg kalsium bagi mereka yang berusia 50 tahun atau lebih. Pilihan sumber kalsium lain adalah sereal dan sayur brokoli.

Vitamin D

Jika tubuh Anda tidak mendapatkan vitamin D dengan cukup, maka tubuh akan kesulitan menyerap kalsium dari makanan yang dikonsumsi. Jadi, untuk memastikan tubuh bernar-benar merasakan manfaat dari kalsium harian, Anda bisa menambahkan asupan vitamin D.  

Sumber alami vitamin D seperti kuning telur, susu, ikan laut, keju, dan hati. Atau paparan sinar matahari langsung selama kurang lebih 10 menit. Michael Holick, seorang peneliti dari Boston University, merekomendasikan kegiatan berjemur setiap hari.

Olahraga

Menurut Mayo Clinic, berolahraga secara teratur dapat menjaga kepadatan tulang. Anda dapat memilih latihan ringan seperti naik turun tangga, jalan santai, dan jogging. Olahraga ini membantu menjaga kepadatan tulang bagian atas dan punggung. (vivanews)


BACA JUGA : 

Minggu, 31 Agustus 2014

Hati-Hati! Tulang Keropos Bisa Terjadi di Usia Muda

Ini berarti si penderita tidak merasakan nyeri atau rasa sakit apapun sampai akhirnya tidak bisa bangun dan tidak bisa melanjutkan aktivitas sehari-hari, hingga pada akhirnya terjadi cedera tulang, baik yang disebabkan trauma ringan dan bahkan bisa terjadi tanpa trauma.
Selama ini penyakit pengeroposan tulang ini identik dengan orang tua. Padahal, osteoporosis juga bisa menyerang di usia muda sebagai akibat dari minimnya asupan nutrisi dan aktivitas fisik yang dilakukan.

Dr Jashan Vishwanath, seorang ahli bedah ortopedi di Mumbai, India, mengatakan, osteoporosis akan terjadi jika massa tulang menurun. “Kasus osteoporosis ini biasanya dimulai setelah menopause. Namun, sekarang banyak ditemukan pada wanita yang lebih muda,” kata Dr Vishwanath, seperti dilansir jaslokhospital.net



Osteoporosis Berdasarkan Penyebabnya

Berdasarkan penyebabnya, osteoporosis dibagi menjadi 2, yaitu:

·         Osteoporosis Primer
Adalah osteoporosis yang tidak diketahui jelas penyebabnya. Osteoporosis Primer dibagi menjadi osteoporosis pasca menopause, yaitu kondisi di mana hormon estrogen menurun. Dan osteoporosis senilis, yang terjadi pada penderita usia lanjut .

·         Osteoporosis Sekunder
Adalah osteoporosis yang terjadi sebagai dampak atau pengaruh dari penyakit lain yang diderita. Misalnya akibat kelainan kelenjar tiroid dan adrenal.

Cegah Sebelum Terlambat

Banyak orang yang baru mengetahui diri mereka mengalami osteoporosis setelah mengalami patah tulang atau cedera tulang lainnya. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan efektif untuk mengurangi dampak fatal akibat osteoporosis. Beberapa di antaranya adalah:

·         Cukupi Kebutuhan Kalsium dan Vitamin D Setiap Hari

Jumlah asupan kalsium yang dianjurkan adalah 1000 – 1200 mg, sedangkan asupan vitamin D adalah 600 – 800 IU. Bisa didapat dengan mengonsumsi makanan kaya kalsium misalnya susu, sayuran berwarna hijau, ikan teri ataupun kedelai dan olahannya. Sedangkan untuk sumber vitamin D bisa diperoleh dari minyak ikan, sereal, jamur, serta cukup memperoleh paparan sinar matahari.

·         Latihan Fisik

Selain mengonsumsi makanan bernutrisi, disarankan pula untuk melakukan latihan fisik secara teratur dalam rangka mencegah dan merawat osteoporosis. Latihan fisik pada penderita osteoporosis dilakukan lebih spesifik, yang berprinsip pada latihan beban dan stretching seperti jalan kaki, jogging, renang, dan bersepeda, namun perlu diperhatikan pula bahwa intensitas dan beban latihan harus disesuaikan dengan usia dan riwayat kesehatan penderita.

·         Menjaga Asupan Makanan

Hindari makanan ataupun kebiasaan yang bisa memicu terjadinya osteoporosis. Beberapa diantaranya adalah merokok ,mengonsumsi kopi berlebihan, mengonsumsi minuman bersoda dan minuman beralkohol.

·         Medical Check Up

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur dalam upaya deteksi dini terhadap potensi terjangkitnya penyakit apapun. Dianjurkan melakukan pemeriksaan tulang minimal setiap 6 bulan.

Mencegah osteoporosis sebaiknya dilakukan sejak dini. Kesadaran menjalankan gaya hidup sehat adalah kunci penting di balik pencegahan osteoporosis. Oleh karena itu, mulailah lakukan langkah-langkah di atas agar terhindar dari osteoporosis, terutama di usia muda. (vemale)

Jumat, 08 Agustus 2014

Tips Menjaga Kesehatan Tulang Sehat dan Kuat


Solusi Sehat Sehatkan Tulang dalam Meninggikan Badan






Tulang adalah bagian tubuh yang sangat penting dalam proses meninggikan badan apalagi untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh, maka tulang sangat berperan penting di dalamnya. 


Postur tubuh yang baik harus ditunjang tulang yang sehat dan kuat. Untuk itu, tulang harus dijaga supaya jangan cepat keropos. “Tulang itu tabungan di hari tua,” ujar Dr.dr. Angela B.M Tulaar, Sp.RM, dari Instalasi Rehabilitasi Medik FKUI RSCM. Tulang yang sehat dan kuat adalah tulang yang tidak mudah patah.


Tulang-tulang ini ditunjang sel-sel dan zat-zat yang didapat dari makanan yang banyak mengandung kalsium.


Kalsium sendiri merupakan zat penting dalam pembentukan tulang, dan bisa diibaratkan seperti uang yang didepositokan. “Saat paling tepat menabung kalsium untuk hari tua, ya, ketika masih muda,” jelas Angela.


Pada proses penuaan secara otomatis, tubuh yang tidak mendapatkan cukup kalsium dari makanan, akan mengambil cadangan kalsium dari tulang. “Akibatnya tulang menjadi keropos,”lanjutnya. Berapa kebutuhan kalsium setiap hari?


Kebutuhan kalsium pada usia 19-50 tahun adalah sebanyak 1000-1500 kalsium/hari. “Ini karena di usia ini tubuh menyerap lebih banyak kalsium untuk tulang, terutama wanita hamil dan anak-anak. Di usia ini, tulang juga sedang mengalami pertumbuhan dengan menghasilkan massa tulang (densitas) yang banyak.”


Pada usia 30-an, tubuh lebih banyak membuang kalsium dibanding menyimpan, apalagi kehilangan tulang akan terus terjadi secara bertahap di usia usia 40-50 tahun.


Wanita yang memasuki masa menopause, akan kehilangan pelindung tulang, yaitu ekstrogen. Setiap orang pasti akan mengalami pengeroposan tulang, bedanya cuma waktu, Ada yang lambat dan cepat.


“Ini wajar, karena adanya metabolisme tubuh. Kalsium akan hilang melalui kuku dan keringat, sehingga harus ada masukan kalsium, melalui makanan,” ujar Angela.


Minum susu setiap hari akan membantu menghindari pengeroposan tulang.

“Semua susu sebetulnya mengandung kalsium, namun sebaiknya pilih susu bubuk atau susu murni, karena memiliki kandungan kalsium lebih tinggi ketimbang susu kental manis, yang banyak mengandung gula,” anjur Angela. Kalsium juga banyak terdapat pada ikan teri. Sayur-sayuran seperti bayam, brokoli, buah-buahan serta kacang-kacang juga mengandung kalsium, meski hanya 268 mg/100 gr kalsium.

Untuk mencegah tulang tak kuat, beberapa hal di bawah ini sebaiknya diperhatikan:




Makan bergizi 

Konsumsi makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna, seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan susu. Gizi tak seimbang akan membuat tubuh terserang penyakit, yang bisa berpengaruh pada tulang. 


Akibatnya, hormon yang merangsang pembentukan tulang dan metabolisme tubuh akan terganggu, sehingga tulang pun akan makin keropos. 



Jangan sembarangan diet 


Meski diet, perhatikan juga kecukupan kalsium dan vitamin D untuk metabolisme tubuh. Jangan sembarangan mengurangi mineral yang masuk tubuh, salah satunya kalsium. Vitamin D bisa diperoleh dari pada sinar matahari pukul 6 9 pagi dan pukul 4 sore.

Tetap minum susu, karena saat ini sudah terdapat susu yang rendah lemak (non fat). Jika tengahdiet, sebaiknya konsultasi dengan ahli gizi. Diet sembarangan akan merugikan tubuh kelak di hari tua, terutama cepat mengalami keropos tulang. 


Tes tulang

Untuk mengetahui apakah tulang bagus atau keropos, bisa dilakukan dengan alat pengukur kepadatan tulang yang disebut central devices.

Pemerikasaan ini dianjurkan untuk usia tertentu (50 tahun ke atas) sesuai kebutuhan. 

“Bisa 6 bulan atau setahun sekali. Harus diwaspadai tulang yang cepat keropos, misalnya tulang belakang, dan tulang yang panjang (kaki dan tangan), karena fungsinya yang banyak melakukan gerakan dan menopang berat badan,” ujar Angela. 


Olahraga 


Olahraga juga dibutuhkan untuk menambah kepadatan atau densitas tulang.

“Tulang kita seperti otot, perlu latihan supaya kuat. Untuk mencegah tulang keropos, pilih olahraga yang bersifat pembebanan, terutama yang menghasilkan tekanan kuat pada tulang.” Biasanya, tulang akan bereaksi terhadap beban yang diterima, sehingga akan terjadi penambahan kepadatan atau densitas tulang.

Olahraga pembebanan juga tidak butuh banyak biaya, karena bisa kita lakukan di mana saja, misalnya joging, bersepeda, dan naik turun tangga.iterima, sehingga akan terjadi penambahan kepadatan atau densitas tulang. Olahraga pembebanan juga tidak butuh banyak biaya, karena bisa kita lakukan di mana saja, misalnya joging, bersepeda, dan naik turun tangga.

Rabu, 30 Juli 2014

4 Makanan Pengikis Kesehatan Tulang



Ada makanan yang baik untuk tulang, ada pula makanan yang bisa menurunkan kesehatan tulang. Jika dikonsumsi secara berlebihan, makanan tersebut dapat melarutkan mineral tulang dan menghalangi kemampuan tulang untuk tumbuh kembali.

Berikut adalah 4 makanan yang berpotensi besar merusak tulang Anda jika dikonsumsi secara berlebihan

Garam
Para pakar gizi mengatakan, setiap 2.300 miligram sodium yang Anda konsumsi, dapat mengikis 40 miligram kalsium tubuh. Sebuah studi juga membandingkan wanita pasca-menopause yang makan diet tinggi garam dengan mereka yang tidak, dan hasilnya mereka yang makan banyak garam kehilangan mineral tulang lebih banyak.

Soft Drink
Soft drink atau minuman ringan bersoda dapat menimbulkan bahaya ganda pada tulang Anda. Ini sering berasal dari asam fosfat, yang sampai tingkat di mana kalsium diekskresikan dalam urin. Minuman ringan dan soda dapat memuaskan dan menghilangkan haus Anda tanpa memberikan nutrisi yang mungkin Anda dapatkan dari susu atau jus buah alami. Mengganti sofdrink dengan jus buah segar yang diperkaya kalsium dan vitamin D akan membantu mempertahankan kepadatan tulang Anda.

Alkohol
Alkohol dapat menghambat penyerapan mineral pembentuk tulang yang Anda dapatkan saat Anda makan. Minum alkohol dalam jumlah besar dapat mengganggu proses pembentukan tulang dengan mencegah osteoblast dan sel-sel pembentuk tulang untuk melakukan pekerjaan mereka. Tidak hanya melemahkan tulang, alkohol juga dapat menghambat penyembuhan ketika Anda menderita patah tulang.

Makanan Manis
"Kelebihan gula dapat menghambat penyerapan kalsium dan mengikis fosfor, " ujar Shawn Smith, RD, LDN, direktur program pada layanan lansia di Massachusetts. Sebagai gantinya, jika Anda sangat gemar mengonsumsi makanan manis, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan dan menghindari makanan olahan. Buah-buahan lebih kaya kalsium dan dapat menjadi antioksidan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda dari serangan penyakit.

Jadi, jagalah kesehatan tulang Anda dengan mengkonsumsi berbagai makanan sehat dan batasilah konsumsi makanan dan minuman yang dapat melemahkan dan menurunkan kesehatan tulang Anda. (DF/bee)

BACA JUGA : 

Kalsium Penting Bagi Manusia

Kalsium Tak Hanya Baik Untuk Tulang

Tulang Kuat Selamanya

Senin, 12 Mei 2014

Cara Meninggikan Badan Cepat Alami dengan Olahraga


Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan : 

- Genetik
- Asupan gizi makanan
- Kualitas dan pola tidur
- Olahraga. 

Pertumbuhan tinggi badan dipengaruhi oleh kelenjar pituitari yang terdiri atas tiga bagian, yaitu lobus anterior, pars intermedia, dan lobus posterior. Lobus anterior memproduksi hormon pertumbuhan yang disebutHuman Growth Hormone (HGH)

Hormon pertumbuhan bertugas mengatur pertumbuhan jaringan tulang keras dan tulang rawan. Dalam program peninggi badan, melalui metode khusus, kelenjar pituitari dapat ditingkatkan aktivitasnya sehingga menghasilkan hormon pertumbuhan lebih banyak. 

Semua aktivitas di bawah ini masuk kategori exercises induced growth hormone (EIGH) atau latihan yang merangsang hormon pertumbuhan tinggi badan

Latihan Peninggi Badan : Peregangan 


Gerakan peregangan akan membuat tulang-tulang punggung tertarik memanjang. Jika dilakukan rutin dan intensif, gerakan ini dapat membantu merangsang pertumbuhan panjang tulang punggung. 

Latihan Peninggi Badan : Menendang 


Gerakan ini merangsang pertumbuhan tulang kaki sehingga memanjang secara optimal. Di masa pertumbuhan, gerakan ini cukup efektif. Bahkan, pada usia dewasa gerakan ini masih dapat menambah panjang kaki meski tidak banyak. 

Atlet taekwondo umumnya memiliki kaki relatif panjang karena melatih gerakan menendang secara rutin dan intensif. Pada usia dewasa, saat pertumbuhan mencapai puncak, pertambahan panjang tulang kaki terbentuk dari tulang rawan, bukan tulang kerasnya.

Olahraga Peninggi Badan : Senam Tinggi Badan


Senam tinggi badan sangat ampuh menambah tinggi badan secara cepat dan alami, ditunjang dengan nutrisi suplemen peninggi badan yang ampuh. 

Olahraga Peninggi Badan : Basket/Voli 


Gerakan basket/voli sangat baik merangsang pertumbuhan tinggi badan secara signifikan karena tubuh sering melakukan loncatan ke atas yang melawan gravitasi dan menimbulkan peregangan seluruh tubuh. Olahraga ini juga mengeluarkan banyak energi dan asam laktat sehingga memacu hormon pertumbuhan. 

Olahraga Peninggi Badan : Bersepeda 


Gerakan bersepeda yang benar dapat merangsang pertumbuhan panjang kaki, yaitu kaki menapak rata pada pedal, tidak jinjit. Punggung tegak, dan gerakan mengayuh dilakukan secara stabil dan konstan. 

Olahraga Peninggi Badan : Berenang 


Gerakan-gerakan dalam renang dapat merangsang pertumbuhan tinggi badan secara optimal karena seluruh badan, dari kepala hingga ujung kaki, mengalami peregangan. Gerakan renang juga melibatkan hampir semua otot tubuh, memerlukan banyak energi, dan menimbulkan banyak asam laktat. Kian banyak energi dan asam laktat yang dikeluarkan, tubuh semakin banyak mengeluarkan hormon pertumbuhan. 


Selasa, 22 April 2014

6 Makanan Tinggi Kalsium Penguat Tulang

Kalsium merupakan jenis mineral yang paling berlimpah dalam tubuh manusia. Total rata-rata banyaknya kalsium pada tubuh manusia dewasa kurang lebih mencapai 1 kilogram. Sebanyak 99 persen terdapat pada tulang dan gigi, sedangkan 1 persen sisanya pada cairan tubuh serta aliran darah.



Walaupun terkesan sangat sedikit, sisa 1 persen ini berperan penting dalam transmisi sistem saraf, konstraksi otot, pengaturan tekanan darah, dan pelepasan hormon. Berikut daftar makanan tinggi kalsium untuk tubuh. 

1. Sarden 

Olahan ikan laut ini dapat memenuhi kebutuhan kalsium tubuh hingga 33 persen. Konsumsi sarden setidaknya sepekan sekali.

2. Keju 

Keju yang terbuat dari bahan dasar susu sangat baik dikonsumsi tubuh. Pilih keju parmesan yang memiliki kadar kalsium tertinggi di antara jenis keju lainnya. 

3. Sayuran hijau 

Selain susu, sumber kalsium terbaik lain adalah sayuran hijau. Untuk mendapatkan kalsium maksimal, bayam dan brokoli merupakan pilihan yang tepat.

4. Kacang almond

Almond tidak saja terkenal dengan vitamin E, kacang ini juga menyumbangkan sekitar 70-80 mg kalsium. 

5. Tofu 

Bahan utama tofu yang terbuat dari kacang kedelai membuat tofu direkomendasikan sebagai sumber kalsium pengganti susu.

6. Oatmeal 

Selain memiliki karbohidrat tinggi, semangkuk oatmeal juga mengandung 105 mg kalsium. Makanan penyehat jantung ini pun kaya serat dan cukup bersahabat dengan pencernaan. (viva)

Jumat, 18 April 2014

Diet Tepat, Tulang Kuat dan Sehat

Beberapa penemuan terkini seoutar osteoporosis melahirkan program diet yang bisa digunakan untuk mencegah penyakit keropos tulang akibat kekurangan kalsium. 

Sebuah penilitian Tufts University, Boston, menyatakan bahwa diet tinggi karbohidrat dan rendah buah dan sayuran kemungkinan akan membuat tulang lemah. Karena proses pencernaan karbohidrat di dalam perut akan mengubah kondisi perut menjadi asam. 


“Dan lingkungan asam yang tinggi akan melarutkan kalsium dari tulang,” kata Bess Dawson-Hughes, salah seorang peneliti. “Sebaliknya, buah-buahan dan sayuran akan membuat lingkungan yang ramah alkalin untuk tulang.” 

Dalam studinya, Dawson-Hughes mengatakan, suplemen alkalin mengurangi kadar kalsium para sukarelawan sebanyak 20%. Suplemen tersebut saat ini memang belum bisa didapat di pasaran, tetapi kita dapat mendapatan manfaat yang sama dengan mengolah diet yang tepat, katanya. 

Setidaknya 2 porsi sayuran dan buah-buahan harus kita sajikan dalam setiap makan, dan asupan karbohidrat seperti roti dan pasta misalnya tak lebih dari 2x sehari dalam makan. Untuk mempertahankan kekuatan tulang, ganti makanan penghasil asam dengan makanan peningkat alkalin. Gantilah pasta dengan kentang misalnya, minuman ringan dengan jus buah, daging telur dengan tahu, bir dengan wine, kacang dengan kismis. 

Penelitian lain juga membuktikan, 1 dari 3 laki-laki di atas 60 tahun terserang osteoporosis. Dan jika mereka menderita patah tulang, kemungkinan meninggal akan meningkat dibandingkan wanita penderita osteoporosis. 

Sementara itu, riset yang dilakukan Garvan Institute, Sidney, menunjukkan bahwa laki-laki yang menderita kanker prostat menghadapi risiko 50% lebih tinggi mengalami patah tulang. Yang menarik, kata Tuan Nguyen, associate professor yang memimpin studi, “Kepadatan mineral tulang yang tinggi tidak melindungi dari patah tulang.” (readersdigest)

Selasa, 15 April 2014

Tulang Orang Indonesia Lambat Memadat

Dibandingkan dengan bangsa lain,massa tulang orang Indonesia lebih lambat memadat, selain lebih cepat keropos. Kurang asupan kalsium, tak banyak bergerak, dan kurang paparan sinar matahari menjadi penyebabnya. 

Wakil Ketua Perhimpunan Osteoporosis Indonesia Siti Annisa Nuhonni mengatakan puncak kepadatan massa tulang orang Indonesia tercapai pada umur 20-29 tahun untuk pria dan 30-39 tahun bagi perempuan

”Usia puncak massa tulang orang Indonesia lebih lambat 6-8 persen dibandingkan bangsa lain,” katanya. Hal itu dikatakan dalam temu pers menjelang peringatan Hari Osteoporosis Nasional 2012 yang jatuh pada 20 Oktober. 

Tubuh butuh 1.000-1.500 miligram (mg) kalsium per hari, tetapi konsumsi kalsium orang Indonesia rata-rata hanya 300 mg per hari, demikian Nuhonni. 

Kalsium adalah materi yang mudah berikatan dengan protein atau natrium sehingga gampang terbuang dari tubuh. Dari seluruh kalsium yang dikonsumsi, hanya separuh diserap tubuh. Aktif bergerak dan paparan sinar matahari akan membantu penyerapan kalsium. Karena itu, olahraga dan beraktivitas di luar ruang perlu rutin dilakukan. 

Menurut Nuhonni, tulang perempuan lebih cepat keropos daripada pria. Saat menopause, usia 40-50 tahun, massa tulang perempuan akan turun drastis. Pengeroposan tulang pria terjadi pada usia 70-an tahun. 

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama menyebutkan prevalensi osteoporosis perempuan Indonesia tahun 2006 mencapai 23 persen untuk umur 50-80 tahun. Prevalensi naik menjadi 53 persen pada usia 70-80 tahun.


Penderita osteoporosis berisiko patah tulang. Menurut Tjandra, patah/retak tulang punggung akibat osteoporosis lebih kerap terjadi dibandingkan dengan retak tulang pinggul. Retak tulang pinggul lebih lebih mudah didiagnosis, tetapi lebih berbahaya. 

”Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 50 persen pasien retak tulang pinggul cacat seumur hidup. Kematian akibat retak tulang pinggul mencapai 30 persen pada tahun pertama,” ujarnya. Kematian tidak dipicu keretakan tulang, tetapi akibat komplikasi selama masa tirah baring, seperti pneumonia atau trombosis vena dalam. (kompas)

Rabu, 09 April 2014

Osteoporosis

Osteoporosis Berdasarkan Penyebabnya


Berdasarkan penyebabnya, osteoporosis aliasn keropos tulang dibagi menjadi 2, yaitu:


·         Osteoporosis Primer

Adalah osteoporosis yang tidak diketahui jelas penyebabnya. Osteoporosis Primer dibagi menjadi osteoporosis pasca menopause, yaitu kondisi di mana hormon estrogen menurun. Dan osteoporosis senilis, yang terjadi pada penderita usia lanjut .

·         Osteoporosis Sekunder

Adalah osteoporosis yang terjadi sebagai dampak atau pengaruh dari penyakit lain yang diderita. Misalnya akibat kelainan kelenjar tiroid dan adrenal.


Cegah Sebelum Terlambat

Banyak orang yang baru mengetahui diri mereka mengalami osteoporosis setelah mengalami patah tulang atau cedera tulang lainnya. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan efektif untuk mengurangi dampak fatal akibat osteoporosis. Beberapa di antaranya adalah:

·         Cukupi Kebutuhan Kalsium dan Vitamin D Setiap Hari


Jumlah asupan kalsium yang dianjurkan adalah 1000 – 1200 mg, sedangkan asupan vitamin D adalah 600 – 800 IU. Bisa didapat dengan mengonsumsi makanan kaya kalsium misalnya susu, sayuran berwarna hijau, ikan teri ataupun kedelai dan olahannya. Sedangkan untuk sumber vitamin D bisa diperoleh dari minyak ikan, sereal, jamur, serta cukup memperoleh paparan sinar matahari.

·         Latihan Fisik


Selain mengonsumsi makanan bernutrisi, disarankan pula untuk melakukan latihan fisik secara teratur dalam rangka mencegah dan merawat osteoporosis. Latihan fisik pada penderita osteoporosis dilakukan lebih spesifik, yang berprinsip pada latihan beban dan stretching seperti jalan kaki, jogging, renang, dan bersepeda, namun perlu diperhatikan pula bahwa intensitas dan beban latihan harus disesuaikan dengan usia dan riwayat kesehatan penderita.

·         Menjaga Asupan Makanan


Hindari makanan ataupun kebiasaan yang bisa memicu terjadinya osteoporosis. Beberapa diantaranya adalah merokok ,mengonsumsi kopi berlebihan, mengonsumsi minuman bersoda dan minuman beralkohol.

·         Medical Check Up


Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur dalam upaya deteksi dini terhadap potensi terjangkitnya penyakit apapun. Dianjurkan melakukan pemeriksaan tulang minimal setiap 6 bulan.

Mencegah osteoporosis sebaiknya dilakukan sejak dini. Kesadaran menjalankan gaya hidup sehat adalah kunci penting di balik pencegahan osteoporosis. Oleh karena itu, mulailah lakukan langkah-langkah di atas agar terhindar dari osteoporosis, terutama di usia muda. (vemale)