Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juli 2014

Diet untuk Si Kurus Tambah Berat Badan

Dibanding dengan kegemukan, banyak orang berharap dirinya masuk dalam kelompok berbadan kurus karena menganggap menaikkan berat badan lebih gampang ketimbang menurunkannya. Padahal, cukup banyak orang yang frustasi karena sulit menambah bobot tubuhnya.







Menurut Puneet Nayak, konsultan penurunan berat badan, sama seperti menurunkan berat badan, menaikan berat badan pun perlu dilakukan dengan cara yang sehat.

Ia menyoroti pada upaya menaikan berat badan sama tidak mudahnya dengan memangkas kadar lemak yang berlebihan pada tubuh. Namun, mengonsumsi sejumlah makanan tinggi kalori dalam tingkat moderat dapat membantu si kurus menambah berat badan.
"Penambahan berat badan yang sehat memerlukan makanan tinggi kalori namun tetap kaya gizi. Makanan tinggi kalori dengan banyak lemak atau gula hanyalah kalori kosong yang perlu dihindari. Mengonsumsi banyak kalori kosong seperti minuman ringan, permen, dan keripik adalah cara yang tidak sehat tambah berat badan," papar Nayak.
Nilai gizi pada makanan membuat perbedaan besar dalam menambah berat badan. Menurut dia, upaya penambahan berat badan harusnya dilakukan dengan memilih makanan yang mengandung vitamin, mineral, nutrisi, dan kalori sehingga tubuh mendapatkan nutrisi dalam jumlah yang cukup.
Inilah enam cara efektif yang membantu si kurus menambah berat badan ala Nayak.
1. Jika nafsu makan rendah, maka makanlah lima hingga enam kali sehari. Minum air beberapa saat sebelum dan sesudah makan juga akan membantu meningkatkan nafsu makan. Namun sebaiknya tidak terlalu dekat dengan waktu makan, karena air lah akan memenuhi perut Anda, bukan makanan.
2. Padatkan makanan dengan kalori dengan menambah beberapa bahan berkalori ke dalam menu makan. Misalnya, taburkan keju, kacang, atau mentega pada roti gandum utuh Anda.
3. Siapkan oatmeal atau sereal dengan tambahan susu, margarin, madu, buah kering, dan kacang. Oatmeal dan sereal merupakan makanan yang kaya serat, tambahan bahan-bahan tersebut tidak hanya menambah kalorinya namun juga memberi nutrisi.
4. Jika membuat salad, maka tambahkan minyak sehat seperti minyak zaitun, avokad, kacang, dan biji bunga matahari yang menambah kalori dan gizi pada salad.
5. Saat makan sup krim, hindari menggunakan susu rendah lemak, tetapi gunakan susu full cream. Jika perlu tambahkan kentang tumbuk untuk menambah kalorinya.
6. Jika perlu, konsultasikan masalah Anda pada pakar diet untuk merancang jadwal makan dan menu untuk menambah berat badan dengan cara yang sehat, sekaligus menyenangkan. (kompas)

ARTIKEL LAINNYA :


Penghancur Lemak dan Racun dalam Tubuh





Kamis, 29 Mei 2014

Diet Rendah Karbohidrat Timbulkan Masalah Ginjal dan Kesuburan

Ada banyak macam diet hari ini, mungkin teman-teman pernah dengar diet rendah karbohidrat dan tinggi protein. Diet ini membuat seseorang harus mengurangi asupan makanan berkarbohidrat seperti nasi misalnya dan meningkatkan asupan makanan yang mengandung protein seperti telur. Hasil diet ini memang bagus untuk beberapa wanita, namun ada beberapa laporan yang dianggap sebagai efek samping diet rendah karbohidrat tinggi protein. 



Nah loh hati-hati nih teman. Dilansir oleh mayoclinic.org, penerapan diet rendah karbohidrat tinggi protein tidak berbahaya jika dilakukan dalam kurun waktu singkat, misalnya empat hingga 6 bulan saja. Jika lebih dari itu, maka ada risiko yang akan diterima tubuh. Inilah beberapa di antaranya:
  • Laporan yang ditulis dalam Dailymail menunjukkan bahwa beberapa wanita mengalami rambut rontok yang parah, masalah tulang hingga masalah kesuburan.
  • Beberapa laporan menunjukkan bahwa orang yang melakukan diet rendah karbohidrat dan tinggi protein mengalami masalah kekurangan gizi dan sembelit parah.
  • Beberapa laporan lain menyebutkan bahwa orang-orang yang menerapkan diet tinggi protein dengan mengonsumsi banyak produk susu rendah lemak dan daging merah meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Sedangkan masalah lain yang dilaporkan dari orang yang melakukan diet tinggi protein adalah gangguan fungsi ginjal, Hal ini disebabkan karena ginjal kesulitan melakukan metabolisme protein dan membuangnya dari tubuh.
Karena itu kita sebaiknya jangan asal ikut-ikutan hingga sembarangan  melakukan diet. Konsultasi dulu rencana program diet kita dengan para dokter atau ahli nutrisi di bidangnya. Setiap wanita punya tubuh yang berbeda, kadang diet orang lain berhasil, kadang tidak di yang lain. 

Senin, 21 April 2014

Daftar Karbohidrat Terbaik Penurun Berat Badan

Karbohidrat seringkali dianggap sebagai musuh utama bagi para wanita yang sedang diet dan ingin menurunkan berat badan. Padahal karbohidrat juga dibutuhkan oleh tubuh. Nah, agar asupannya tetap terjaga, apa saja karbohidrat yang tetap aman dikonsumsi pendiet? 

Lyssie Lakatos, RD, seorang ahli nutrisi, merekomendasikan kita untuk mengonsumsi karbohidrat yang tepat untuk bisa tetap langsing. "Konsumsi karbohidrat padat nutrisi setidaknya dengan 2-3 gram serat per 100 kalori, karena tubuh kita memecah serat lebih lambat dan akan membuat Anda kenyang lebih lama," ungkapnya, seperti dikutip dari Shape


Berikut 5 karbohidrat rekomendasi Lakatos: 

Kacang polong 


Sekitar setengah cangkir kacang polong yang direbus mengandung 67 kalori; 12,5 gram karbohidrat; dan 4,5 gram serat. Jumlah ini juga memberikan Anda 12 persen dari asupan harian zinc yang direkomendasikan. Mineral membantu mengurangi rasa lapar dengan meningkatkan kadar leptin, hormon yang memberitahu otak ketika perut sudah cukup penuh. 

Pasta gandum utuh 


Pasta seperti makaroni sebanyak 2 ons mengandung 198 kalori; 43 gram karbohidrat; dan 5 gram serat. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa asupan tinggi hasil padi-padian, atau sekitar tiga porsi sehari, dikaitkan dengan indeks massa tubuh (IMT) yang lebih rendah dan lemak perut yang lebih sedikit juga. 

Roti gandum 


2 lembar roti gandum mengandung 160 kalori; 30 gram karbohidrat; dan 8 gram serat. Jika Anda menyukai sarapan roti, maka pastikan Anda memilih untuk mengonsumsi roti gandum. Selain mengandung cukup serat dan karbohidrat, roti jenis ini juga mengandung kurang dari 1 gram gula per lembarnya. 

Popcorn 


Sekitar 3 cangkir popcorn mengandung 93 kalori; 19 gram karbohidrat; dan 3,5 gram serat. Popcorn merupakan salah satu jenis camilan yang direkomendasikan daripada keripik atau chips. Menurut sebuah studi diNutrition Journal, popcorn tidak hanya memberi efek kenyang tetapi juga membantu mereka yang sedang menjaga kestabilan berat badan. 

Oatmeal 


Setengah cangkir oatmeal mengandung 153 kalori; 27 gram karbohidrat; dan 4 gram serat. Setengah dari serat dalam oatmeal adalah serat larut, yaitu jenis serat yang larut menjadi zat seperti gel dan berfungsi menunda pengosongan lambung. (detikhealth)